Tujuan pengajaran bahasa Inggris mencakup semua kompetensi bahasa,
yaitu:
menyimak (listening), berbicara (speaking), membaca (reading), dan menulis (writing).
Bahasa Inggris sangat berbeda dengan bahasa pertama anak-anak (bahasa
Indonesia, Jawa, Sunda, dan bahasa daerah yang lain di Indonesia). Perbedaan
kebahasaan ini penting untuk dipahami guru agar pembelajaran dapat
dipertanggungjawabkan kebenarannya. Perbedaan tersebut antara lain: ucapan, ejaan,
struktur bahasa, tekanan dan intonasi, kosakata, dan nilai kultur bahasa asing. Gebhard
(1996) menyatakan bahwa kebanyakan pelajaran bahasa Inggris diarahkan agar siswa
dapat menganalisis dan memahami bahasa Inggris sehingga mereka dapat lulus ujian.
Kenyataannya adalah tidak ada atau sedikit sekali kesempatan bagi siswa untuk
menerapkan apa yang mereka pelajari dalam situasi yang komunikatif di luar sekolah.
Pada umumnya kelas bahasa Inggris di Indonesia lebih banyak menekankan pada
“learning about English” bukan “learning how to use English”.
Rabu, 30 Juni 2010
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar